Ilustrasi : Google
Maraknya pelecehan
seksual yang terjadi di masyarakat kini sudah sering kita temukan. Pelecehan
seksual yang terjadi bukan hanya ditempat sepi yang melibatkan kedua belah
pihak. Kini pelecehan yang terjadi di tempat umum tak kalah banyak.
Pelecehan
seksual banyak terjadi pada kaum wanita. Bisa kita lihat contoh pada
akhir-akhir ini terjadi di kendaraan umum. Contohnya wanita dilecehkan di dalam
kereta yakni dipegang tubuhnya oleh laki-laki yang tidak dikenal dengan
memanfaatkan keadaan yang berdesak-desakan.
Seperti yang
ditulis oleh laman Detiknews dalam survei yang dilakukan oleh koalisi
masyarakat sipil yang terdiri dari Hollaback! Jakarta, perEMPUan, Lentera
Sintas Indonesia, Perkumpulan Lintas Feminis Jakarta, dan Change.org Indonesia.
Diketahui mayoritas perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual menggunakan
pakaian tertutup saat kejadian.
Survei
tersebut menjelaskan wanita yang menggunakan rok/celana panjang (18%), baju
lengan panjang (16%), korbannya memakai hijab (17%).Sudah jelas, bukan hanya
wanita yang berpakaian minim yang bisa saja dilecehkan, bahkan orang berpakaian
yang tertutup pun menjadi sasaran pelecehan seksual.
Yang sering
terjadi adalah pelecehan secara verbal yaitu komentar atas tubuh, siulan,
komentar rasis/seksis, didekati terus, digesek, diintip, difoto, dan visual
dilihat dalam waktu lama.
Penyebab
pelecehan tersebut karena adanya niat dari pelaku. Dengan semakin maraknya
kejadian tersebut, maka harus adanya pelatihan edukasi terhadap wanita tentang
bagaimana cara menjaga diri dari pelecehan.
Seorang
perempuan juga harus bisa melawan jika dilecehkan dan sebisa mungkin menghindar
atau teriak agar orang lain mengetahui dan pelaku akan pergi menjauh.
Hukum yang
berlaku di Indonesia tentang pelecehan seksual tercantum pada Pasal 289 s.d.
Pasal 296 KUHP. Jika anda menjadi korban pelecehan seksual, bisa melaporkan ke
pihak yang berwajib agar mengurangi tindak pelecehan yang dilakukan.

23 Comments
Bagaimana dengan pelecehan yang dilakukan laki-laki terhadap laki-laki?
ReplyDeleteTulisan yang menarik
ReplyDeleteYuk jadi wanita yg berani
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteGak ono gambar liyo kah
ReplyDeleteada banyak nih
DeleteLebih setuju lagi kalau ada pelatihan untuk laki-laki menjaga diri agar tidak melakukan pelecehan terhadap wanita
ReplyDeletewah setuju banget nih
DeleteSuka sedih sm masyarakat yg masih menghakimi perempuan saat mereka kena pelecehan. Padahal laki-laki jg perlu jaga pandangan mereka. Dan semoga hukum Indonesia bisa lebih tegas nanganin kasus pelecehan kyk gini.
ReplyDeletenah, harusnya bisa lebih tegas ya hukumnya
DeleteGue baca judulnya kok ambigu. Mungkin baiknya judulnya ialah "Pelecehan Seksual Mayoritas Dialami oleh Wanita". Cmiiw
ReplyDeleteterima kasih untuk sarannya
DeleteIni masalah serius banget si,tapi kadang hukumnya masih kurang tegas:(
ReplyDeleteiya betul banget
DeleteEven berpakaian tertutup pun nggak menjamin terhindar dari pelecehan seksual:(
ReplyDeleteiya benar. dari itu kita sebagai wanita harus bisa menjaga diri
DeleteWalaupun sudah berpakaian tertutup, kurang menjamin untuk terhindar dari pelecehan, tapi sikap dari diri wanita juga harus dijaga dengan baik nih :)
ReplyDeletebenar sekali, sebagai wanita harus menjaga sifat dan sikap di manapun berada
Deletewih artikelnya keren uluh-uluh
ReplyDelete>_<
hehe terimakasih, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dalam menulis.
DeleteSemoga pelecehan seksual berkurang sampai tidak ada lagi kasus pelecehan seksual
ReplyDeleteAmiiinnnn semoga ya.
DeleteMenurut saya kalimat pertama pada paragraf pertama menunjukkan makna ganda karena menurut saya kata marak sudah mewakili kata sering ditemukan
ReplyDelete